Senin, 28 Mei 2012

Dewa Dewi


Dewa Dewi di  Mesir
1.       Amun
Amun, rekonstruksi dari bahasa Mesir Yamānu (juga diucapkan Amon, Amoun, Amen, dan kadang Imen, Yunani Ἄμμων Ammon, dan Ἅμμων Hammon), adalah nama dewa dalam mitologi Mesir yang muncul secara berangsur-angsur dari konsep abstrak menjadi dewa pelindung Thebes dan menjadi salah satu dewa penting di Mesir Kuno sebelum memudar dengan ketidakjelasan.

2.       Anubis
Anubis dalam kepercayaan Mesir Kuna dianggap sebagai dewa kematian dengan wujud kepala anjing dan badan manusia. Anubis adalah nama Mesir [2] untuk dewa berkepala anjing yang berhubungan dengan mumi dan kehidupan setelah kematian pada mitologi Mesir. Pada bahasa Mesir Kuna, Anubis dikenal sebagai Inpu, (dibaca Anupu, Ienpw, dll.)[3]. Penemuan yang tertua menyebut Anubis pada teks piramid kerajaan tertua, di sana ia dihubungan dengan kekerasan seorang raja[4] pada saat itu.

3.       Nu
Dalam mitologi Mesir, Nu adalah pendewaan primordial jurang kekelaman berair. Dalam kosmogoni Ogdoad, namanya berarti jurang kekelaman.
Karena menjadi sebuah konsep, Nu dipandang tidak memiliki jender, namun memiliki aspek yang dapat direpresentasikan sebagai wanita atau pria seperti kebanyakan dewa Mesir lain. Naunet (juga diucapkan Nunet) adalah aspek wanita, yang mana nama Nu ditampilkan dengan akhiran jender wanita. Aspek pria, Nun, ditampilkan dengan akhiran jender pria. Seperti konsep primordial tiga empat Ogdoad lainnya, aspek pria Nu digambarkan dengan kodok, atau pria kepala kodok. Dalam kesenian Mesir kuno, Nun juga muncul sebagai pria berjenggot dengan kulit biru-hijau yang merepresentasikan air. Naunet direpresentasikan dengan ular atau wanita berkepala luar.

4.       Ra
Ra (Re atau Amun-Ra) adalah dewa Matahari Mesir Kuno. Ra juga dianggap sebagai dewa tertinggi dalam kebudayaan Mesir Kuno.
5.       Set
Set (juga ditulis Seth, Setesh, Sutekh, Setekh atau Suty) adalah dewa gurun, badai, dan orang asing dalam agama Mesir kuno. Dalam mitos selanjutnya ia juga adalah dewa kegelapan, dan kekacauan. Di Yunani kuno, nama dewa ini disebut Σήθ (Seth). Dalam mitologi Mesir kuno, Set digambarkan sebagai pemberontak perebut kekuasaan yang membunuh dan memotong-motong jenazah Osiris, saudaranya sendiri. Isis, istri Osiris mengumpulkan dan menyatukan jenazah Osiris. Horus, putra Osiris menuntut balas kepada Set, dan pertempuran antara mereka menjadi tema yang populer dalam mitologi Mesir.
  1. Apep




Dewa Dewi Mesopotamia / Persia
1.      Khaos (Kekosongan)
Khaos adalah sebuah wujud awal dari mitologi Yunani. Dewa-dewa awal Yunani muncul dari wujud ini. Namanya dalam bahasa Yunani adalah Χαος yang kira-kira dibaca "kh-a-oss". Dalam arti modern, kaos berarti sebuah kekacauan, tidak adanya aturan atau tata tertib.
2.      Phanes (Generasi) atau Himeros
3.      Fusis (Alam) atau Thesis (Penciptaan)
4.      Erebos (Kegelapan)
5.      Aither (Atmosfer)
6.      Thalassa (Permukaan laut)
7.      Hemera (Hari)
8.      Niks (Malam)
Dalam Mitologi Yunani, Niks (bahasa Yunani: Νύξ, Nyx) adalah dewi malam. Niks dilahirkan oleh Khaos. Bersama saudaranya Erebos, Niks melahirkan Aither (atmosfer) dan Hemera (siang). Niks juga adalah ibu dari Hipnos (tidur) dan Thanatos (kematian).
9.      Ananke (Keniscayaan)
10.  Khronos (Waktu)
Dalam mitologi Yunani (terutama mitos Orfik), Khronos (Χρόνος) adalah dewa waktu. Berbeda dengan sumber lain yang menyatakan bahwa Khaos adalah awal segala sesuatu, mitos Orfik menyebutkan bahwa dunia berawal dari Khronos (waktu) dan Ananke atau Adrasteia (keniscayaan).
11.  Eros (Cinta)
Eros (bahasa Yunani: Ἔρως), dalam mitologi Yunani, adalah dewa cinta dan nafsu seksual. Dia juga disembah sebagai dewi kesuburan. Eros juga merupakan sebuah kata dalam bahasa Yunani yang berarti cinta berdasarkan hawa nafsu saja. Kata turunannya adalah erotis.
Dalam mitologi Yunani, Eros diceritakan sebagai anak dari Afrodit, dewi kecantikan (mitologi Romawi: Venus). Eros disebut juga Kupido atau Amor dan dilambangkan dengan anak kecil bersayap yang selalu membawa busur dan anak panah. Ada sebuah cerita yang mengatakan Eros bahkan memiliki hubungan antar pria dan wanita dengan ibunya sendiri.
Eros membantu manusia maupun dewa dalam urusan percintaan. Anak panahnya tidak akan meleset, hati yang tertembus olehnya akan dipenuhi oleh cinta.
12.  Gaia (Bumi)
13.  Ourea (Pegunungan)
14.  Nesoi (Kepulauan)
15.  Uranus (Langit)
16.  Tethis (Air bersih)
17.  Okeanos (Lautan) atau Hydros (Air)
18.  Pontos (Air, Lautan)
19.  Tartaros (lubang neraka)

Dewa Dewi di India


FF Inspirasi-Ku Badai Cinta di Musim Salju

Malam bertambah larut. Orang-orang yang berlalu lalang merapatkan jaketnya. Langkah mereka cepat seolah ingin segera sampai di rumah tercinta dan meminum cokelat hangat untuk menghangatkan tubuh yang diserang salju. Tetapi tidak bagi perempuan bernama Filia. Langkahnya tetap berpijak pada salju yang sama. Berkali-kali ia melihat seluruh pejalan kaki mencari sosok yang tidak ada. Di bawah pohon Sakura, perempuan berambut panjang sepunggung ini gelisah dan gundah juga harap-harap cemas sebab sosok yang ia cari belum ia temukan. Menara jam menunjukkan pukul 10.32 pm yang artinya Filia telah menunggu 3 jam lebih 55 menit. Orang yang ditunggunya tak kunjung datang. Padahal mereka janji akan bertemu pukul 07.00 pm.Bahkan Filia juga sudah lebih dulu datang. Tetapi mengapa orang yang memintanya datang tak kunjung tiba? Bibirnya menggigil diikuti getaran tubuh mungilnya. Jika bukan karena cinta, apa dia sanggup bertahan dalam dingin ini? Jawabannya 'tidak'. Tidak mungkin ia rela menyakiti dirinya sendiri. Apa ini yang dinamakan cinta? Benar-benar butuh pengorbanan.

"Apa sedang ada badai di kotanya? Shiro, cepat datang," guman Filia. Nafasnya beradu cepat. Pandangannya kabur dan kakinya seakan tak mampu menopang tubuh rampingnya.

Sudah empat bulan Jepang diguncang badai hebat. Filia dan Shiro harus berpisah karena mereka harus mendekam di rumah masing-masing menunggu hingga badai berhenti. Waku berhentinya badai yang sekitar satu jam itu dimanfaatkan untuk membeli bahan makanan. Apalagi, Filia dan Shiro tinggal di kota yang berbeda. Jadi, bagaimana mungkin mereka bisa bertemu?

"Lima belas menit lagi badai datang..! Ayo berlindung..!" teriak seorang polisi membuat seluruh pejalan kaki berhamburan menuju tempat yang aman.

"Lima belas menit? Tidak mungkin. Shiro, di mana kau?" dengan wajah khawatir Filia kembali mencari sosok Shiro. Dingin kembali menusuk tulang rusuknya. "Shiro..," rintihan lirihnya kembali mengingatkannya pada masa lalu. Saat-saat ia dan Shiro bertemu ketika badai melanda kotanya. Filia yang tidak sengaja bertemu Shiro yang sedang mencari tempat tinggal, menawarkan apartemen yang ditinggalinya. Di lantai 17, tepatnya diantara kamar bernomor 157 dan 158, mereka selalu bertemu, berbagi kasih, bercanda ria, lalu tumbuh benih-benih cinta diantara mereka. Di tengah badai salju mereka dipertemukan. Dengan badai sebagai saksi mereka mengucap janji setia. Dan apakah badai akan menjadi kisah terakhir mereka?

Di balik bola mata hazel milik Filia, dilihatnya lelaki yang tengah terengah-engah berlari menuju arahnya. Lelaki yang selama ini ditunggunya-Shiro.

"Maaf, keretanya didelay. HPku juga tidak ada sinyal," kata Shiro menyapu keringat semu.

"A-aku mencintaimu," sekuat tenaga Filia mengatakannya. Nadanya lirih seoalah tenaganya telah habis diserap butiran salju.

Shiro mendekap erat tubuh Filia.

"Satu menit lagi badai datang. Harap segera berlindung..!" teriakan polisi lagi-lagi terdengar.

"Aku tidak peduli. Mau badai datang dan meremukkan tulang-tulangku, aku akan tetap mendekapmu dalam pelukanku. Aku tidak ingin kita berpisah lagi. Aku mencintaimu," kata Shiro lirih.

Filia menutup matanya. Pelukan Shiro benar-benar hangat. Ya, hangat. Menghangatkan hati tetapi ragapun tetap terasa beku. Badai datang menghantam kedua insan ini. Dalam pelukan badai, seolah raga tak mempunyai indra. Dalam pelukan badai, seakan kita akan bersatu selamanya. Dalam dekapan badai juga kita dipertemukan dan dipisahkan. Dan kita akan bertemu di alam yang berbeda.

The End

http://pustakainspirasiku.blogspot.com/2012/05/lomba-ff-mingguan-pustaka-inspirasi-ku.html?spref=fb&m=1

Rabu, 23 Mei 2012

FF Inspirasi-Ku Cinta Palsu

Pagi yang cerah di Rumah Sakit Bina Sehat. Seorang gadis berambut hitam panjang duduk di kursi taman. Wajahnya pucat, sorot matanya kosong, serta pakaian bewarna biru laut yang membelenggu tubuh mungilnya.

"Hei!" seru seorang lelaki berambut cepak membuyarkan lamunannya. "Pagi-pagi udah ngelamun," lelaki tersebut duduk di sebelahnya.
"Roni?" wanita tersebut kaget lalu menghembuskan nafas berat. "Besok aku operasi. Aku takut sekali," katanya.
"Lila sayang, itu hanya operasi. Kau tidak perlu takut. Apa kau menakutkan sesuatu yang akan membuatmu sembuh?" nasehat Roni.
"Besok kau akan menemaniku, kan?" harap Lila.
Roni menggenggam tangan Lila, "Maaf, aku tidak bisa. Aku...," kata-kata Roni menggantung.
"Kenapa?"
"Aku mendapat beasiswa ke Spain. Nanti sore pesawatnya lepas landas. Maaf, Lil. Aku tahu ini berat bagimu tapi-" kata-kata Roni dipotong oleh telunjuk Lila yang sekarang menempel di bibirnya.

"Aku senang orang yang kusukai dapat meraih cita-citanya. Jangan sia-siakan kesempatan ini! Aku pasti mendukungmu!" senyum bahagia terlukis dari wajah Lila.
"Terima kasih," Roni tersenyum lega. Lila memang berbeda dari gadis lain. Dengan segala keterbatasan dan penyakit yang dideritanya, ia berhasil membuat hati Roni yang gelisah menjadi tenang bak air di sungai.
"Btw, boleh aku minta sesuatu?" tanya Lila.
"Apa sih yang tidak aku berikan untuk pacarku ini?" goda Roni.
"Gombali aku," pinta Lila, "Gombalan tentang angkasa."
"Mm.. For first and last," Roni tersenyum jahil, "Angkasa itu indah kalau ada awan. Seperti hidupku yang indah kalau ada kamu.."
"Lagi-lagi!" seru Lila girang karena hatinya sudah berbunga-bunga.
"Kamu tahu nggak kenapa aku nggak bisa hidup di ruang angkasa?"
Lila menggeleng.
"Karena aku hanya bisa hidup di hatimu."
Lila terkekeh, "Lagi!"


"Apa ya?" Roni berpikir sejenak, "Kamu tahu nggak kenapa astronot melayang-layang di luar angkasa?"
Lila menggeleng.
"Karena kalau melayang-layang di hatimu, aku marah!" kata Roni sok posesif.
"Hihi. Roni, seluas-luasnya angkasa raya ini, tidak akan pernah seluas cintaku untukmu," kata Lila.
Roni mengecup lembut kening Lila. Perasaan bahagia menggelayuti kedua insan ini.

XxXxXxX

"Kerjamu bagus. Mulai sekarang kau bebas dari Lila," kata seorang lelaki berusia senja yang tak lain adalah Ayah Lila.
"Aku tidak enak menyakiti hatinya. Sebagai seorang ayah, Anda termasuk jahat. Tetapi terima kasih untuk donor hatinya. Senang berbisnis dengan Anda," kata Roni.
"Tidak perlu merasa berhutang budi. Cinta yang kau berikan pada anakku sudah membayarnya. Sekarang kau bisa bersama dengan Putri," Ayah Lila tersenyum puas.

XxXxXxX


Roni membuka seonggok amplop merah yang baru saja diberikan oleh Pak Pos.

For My Fake Beloved
Roni

Hai, Roni! Apa kabar? Semoga kau baik-baik saja. Aku cuma mau minta maaf karena sudah merenggut kebahagiaanmu. Aku tahu Ayah memberimu donor hati untuk kekasihmu-Putri dan sebagai gantinya kau menemaniku dan mengajariku apa arti kebahagiaan hidup ini sekalipun kau harus meninggalkan kekasihmu. Aku bahagia meskipun menjadi kekasih palsumu dan tak pernah kau cintai. Terima kasih telah memberiku cinta dan semangat hidup meskipun itu hanya sesaat. Semoga kau berbahagia dengan Putri.

Your Fake Beloved
Lila

Roni tersenyum kecut.
"Ada apa, sayang?" tanya Putri yang keluar dari rumah Roni.
"Tidak papa. Ini surat dari kantor," jawab Roni sembari menuntun Putri memasuki rumahnya.

THE END

http://pustakainspirasiku.blogspot.com/2012/05/lomba-ff-mingguan-pustaka-inspirasi-ku.html?spref=fb&m=1